Indonesian

Home > Indonesian > Background Speakers Course > How to Approach the Exam > Advice > Advice: writing

Examination Advice:

Writing

About the exam

(translated from the Stage 6 Indonesian Background Speakers syllabus)

Tujuan

Bagian III ujian tertulis dirancang terutama untuk menguji kemampuan siswa untuk mengemukakan gagasan dengan menciptakan sendiri sebuah wacana dalam bahasa Indonesia. Bagian kedua ini mengacu pada Tujuan 2 dan 4.

Spesifikasi

Siswa diminta untuk menulis sebuah wacana karyanya sendiri dalam bahasa Indonesia. Ada tiga pilihan tugas. Setiap tugas berkaitan dengan salah satu masalah kontemporer yang disarankan. Di dalam semua tugas itu akan dijelaskan konteks, tujuan, dan sasaran wacana. Jenis wacana yang harus disajikan siswa akan diambil dari daftar jenis wacana yang diwajibkan untuk pemakaian produktif di dalam silabus. Akan dijelaskan kepada siswa seberapa panjang jawaban yang diminta.

Go To Top

In the exam

Dalam bagian MENULIS/ WRITING (25%), anda akan diminta untuk menulis satu karangan. Anda diberi pilihan 3 tugas mengarang. Tugas mengarang itu berhubungan dengan topik-topik silabus. Jenis wacana, tujuan, sasaran wacana dan konteksnya akan ditentukan. Jenis karangan ini dapat berupa

Untuk membaca definisi jenis wacana klik di sini

Go To Top

What the markers are looking for

Sesuai dengan kurikulum BOS, bagian ini ingin menguji apakah anda menguasai ketrampilan untuk:

Go To Top

Exam technique

Berikut ini adalah beberapa saran tentang teknik untuk mengerjakan ujian HSC bahasa Indonesia BS bagian MENULIS/WRITING SKILLS

Catatan: Jangan berpikir langkah penulisan butir ide dan pembuatan kerangka karangan hanya pembuangan waktu. Apabila anda langsung menulis karangan, anda resiko karangan anda mempunyai butir-butir ide yang tidak relevan, atau tidak memadai.

Juga kerangka karangan dapat mencegah karangan anda mempunyai alur yang terpotong-potong.

Penting sekali! Anda harus memperkaya pengetahuan anda tentang masyarakat Indonesia. Bacalah surat kabar, majalah dan buku, kunjungilah situs-situs internet tentang Indonesia dan dengarkanlah siaran radio dan televisi.

Go To Top

Jenis wacana

Jenis-jenis wacana silabus Tujuan Struktur Ciri-ciri kebahasaan
Iklan memberikan
informasi atau
promosi
(mengiklankan)

membujuk
judul / caption

gambar/ foto

tata letak/pilihan
jenis huruf (font)
pemakaian ragam bahasa emotif atau persuasif

banyaknya pemakaian singkatan atau kalimat ringkas

pemakaian kalimat perbandingan (komparatif dan superlatif)
Pengumuman memberikan
informasi
informasi disajikan dalam urutan yang logis kalimat-kalimat pendek bahasa yang faktual dan lugas ringkas-padat (dengan elaborasi sesedikit mungkin)
Artikel mempertahankan argumentasi

melukiskan

memberikan
informasi,
membujuk,
menghibur
judul/ headings

mengembangkan gagasan / argumentasi

mengurutkan & mengkaitkan butir-butir gagasan

menarik kesimpulan / memberikan saran
berbagai tenses (masa)

kata-kata penghubung

jenis ragam bahasa bisa - deskriptif - faktual - evaluatif (judgmental) - emotif - persuasif tergantung pada konteksnya
Deskripsi memberikan informasi

menghibur

melukiskan / menggambarkan

menggolongkan / mengklasifikasikan
pernyataan umum atau klasifikasi

pendahuluan dan deskripsi rinci tentang ciri-ciri khas
detail/rincian yang spesifik

kata-kata deskriptif

pemakaian berbagai masa (tenses)

kosakata yang bervariasi

ekspresi/ungkapan perbandingan

gaya bahasa / piranti sastra seperti simili, pencitraan
Esai / karangan membahas

menganalisis

memberikan penilaian

membimbing atau mengajarkan
orientasi / pendahuluan

penyajian argumentasi / penilaian / evaluasi

kesimpulan / penegasan argumentasi utama

acapkali mengandung deskripsi dan/atau penjelasan
bahasa yang formal, obyektif

kata penghubung untuk mengurutkan gagasan dan paragraf

kata-kata yang memberi ciri/sifat

kata benda dan konsep-konsep yang abstrak pola kalimat yang kompleks/rumit

bukti/contoh yang diberikan sebagai pendukung/penegas argumentasi
Wawancara mencari dan menyajikan informasi, pandangan, pendapat berbentuk pertanyaan atau jawaban kata-kata tanya

kata-kata penghubung

strategi-strategi agar komunikasi tak terhenti
Catatan jurnal / buku harian mencatat refleksi atau pengalaman pribadi

menceritakan kembali rangkaian peristiwa
urutan kronologis atau arus kesadaran (stream of consciousness) pelaku orang pertama (first person)

kata-kata yang disingkat/ kalimat-kalimat ringkas

bahasa yang subyektif/informal

ungkapan reaksi yang emosional

pemakaian ragam bahasa deskriptif

pemakaian verba masa lampau (past tense)

pemakaian kata keterangan waktu untuk merangkaikan peristiwa-peristiwa

kata-kata penghubung
Surat meminta atau memberikan informasi

menyampaikan keluhan

menyatakan pendapat

menghibur
salam (salutations)

konvensi surat-menyurat (tata letak alamat,

tanggal dll.)

urutan butir-butir gagasan yang logis dan kohesif (berkaitan erat)
pemakaian kalimat dan paragraf lengkap dalam surat resmi

pola kalimat yang lebih kompleks / rumit dalam surat resmi

pemakaian ragam bahasa subyektif atau obyektif tergantung pada konteksnya

seringnya pemakaian ungkapan formulaik / perumus
Kisah menghibur atau mendidik rangkaian peristiwa yang disajikan dalam urutan yang logis

resolusi / kesimpulan

kemungkinan mengandung serangkaian
kata-kata keterangan waktu untuk merangkaikan peristiwa

pemakaian kata-kata aksi (verba)

deskripsi tokoh dan latar
Profil pribadi melukiskan

membuat ringkasan rincian riwayat hidup pribadi
mungkin dalam bentuk butir (point form)

pemakaian judul/subjudul
faktual

ragam bahasa deskriptif

masa kini (present tense)

frasa atau kalimat sederhana
Penceritaan kembali / ulang menceritakan kembali apa yang terjadi

menceritakan rangkaian peristiwa
pendahuluan / orientasi

peristiwa-periatiwa yang diurutkan secara kronologis
ragam bahasa deskriptif

verba masa lampau (past tense)

kata keterangan waktu untuk merangkaikan peristiwa

kata-kata yang melukiskan kapan, di mana, dengan siapa, dan bagaimana
Laporan menggolongkan dan / atau melukiskan

menyusun fakta-fakta

menarik kesimpulan
pernyataan umum atau penggolongan

deskripsi

urutan yang logis
bukti pendukung, misalnya data statistik, atau contoh-contoh

faktual

biasanya memakai verba masa kini (present tense)

ragam bahasa yang khas sesuai topik

ragam bahasa obyektif
Pidato (naskah) mengutarakan gagasan, pendapat, dan sikap

menghibur

membujuk

menyambut

mengucapkan terima kasih
pernyataan pendahuluan tentang tujuan

penjelasan / urutan peristiwa / penyajian argumentasi

butir-butir kesimpulan
pemilihan ungkapan untuk memikat pembaca / sasaran wacana

kata-kata yang deskriptif

pemakaian berbagai masa (tenses)

ragam bahasa yang subyektif

pemakaian slogan atau frasa-frasa yang mencolok

pemakaian lelucon / anekdot
Tinjauan / resensi (review) menanggapi suatu wacana / stimulus

meringkas, menganalisis atau mencerna sebuah wacana dan mengevaluasi isinya
melukiskan konteks wacana / karya

memaparkan wacana / karya

memberikan pendapat / evaluasi tentang sesuatu wacana/karya
ragam bahasa deskriptif

pola kalimat yang lebih kompleks / rumit disertai seringnya pemakaian bahasa yang abstrak

kata-kata yang mengutarakan pendapat / penilaian

perbandingan yang mungkin

ungkapan-ungkapan yang bersifat estetis

Go To Top



Neals logo | Copyright | Disclaimer | Contact Us | Help